Kamis, 08 Mei 2008

Hardiknas 2008

Hari Pendidikan Nasional tahun ini sangat istimewa bagi diriku terutama bagi bangsa Indonesia. Tepatnya tanggal 2 Mei 2008, Seluruh pemuda dari berbagai pelosok Samudera Indonesia bersatu padu mengibarkan panji kemenangan bagi kemerdekaan Indonesia. Apakah Indonesia belum merdeka atau sebaliknya??? Tentu saja kita sudah tahu jawabannya...., Secara fisik kita memang sudah merdeka, tapi secara pemikiran kita masih terbelenggu oleh dunia penjajahan. Tahukah kawan...., Penjajahan seperti apa??? Ya... Benar, Perang pemikiran.
Perang pemikiran atau "Ghouzul Fikri" telah membawa bangsa Indonesia menuju sarang kemiskinan dan kemelaratan. Banyak tayangan TV yang tidak mendidik generasi penerus bangsa, bahkan sebagian besar isinya dapat menghancurkan negeri ini dari segi pemikiran. Kehidupan masyarakat yang jauh dari niral moral akibat globalisasi secara perlahan menumbangkan hasrat untuk memajukan bangsa ini.
Di Taman Wiladatika, Sekumpulan pemuda/i itu bersatu, bertekad untuk mengubah negeri yang mulai porak-poranda dengan dimulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara berlandaskan kecerdasan spiritual yang dianut mereka.

Duhai negeriku,,,
Kami bertekad
Kami bersatu
Kami berusaha
Untuk memajukanmu

Walau darah menetes
Walau jiwa bertumbangan
Namun, Semangat cinta Illahi
Kan kami pertaruhkan untukmu

Ingatkah kita " Cinta Tanah Air adalah Sebagian dari Iman"
Mari Fastabiqul Khoirot.....

Tidak ada komentar: